Seorang laki-laki berusia
30 tahun yang sedang dirawat inap paska laparotomi eksplorasi atas indikasi
apendisitis perforasi 5 hari yang lalu. Anastesi yang digunakan anestesi umum,
satu hari setelah operasi pasien flatus, bising usus lemah, dokter mengijinkan
pasien untuk minum air putih sesendok-sendok. Delapan jam kemudian, pasien
diberikan diet cair selama 3 hari. Saat ini pasien mengeluh perut bertambah
besar dan nyeri. Pasien juga mengeluh merasa mual, muntah 3x dalam sehari,
lemah serta mengatakan bahwa ia tidak bisa buang air besar dan flatus. Pada
pemeriksaan tidak didapatkan bisisng usus dan hasil foto rontgen tampak
gambaran hearing bone.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar